20 July 2020

Mencari petunjuk dengan ayat kursi

وفي شمس المعارف الكبري ص ٢٣٠ ما نصه : ومن خواص آية الكرسي ان من خاف عاقبة أمر من الأمور وأراد الخروج منه

Dan salah satu di antara kekhususan ayat kursiy adalah bahwa barang siapa takut akibat dari suatu perkara (semisal memulai suatu usaha atau ingin memulai suatu wurid / amalan, atau yang lainya dari hal-hal duniawi atau ukhrowi), dan ia menginginkan jalan terbaik untuk itu.


فليتطهر ويلبس ثيابا طاهرة نظيفة ويطهر مجلسه الذي يختلي فيه 

Maka bersucilah (dari najis, hadas besar dan kecil), dan pakailah pakaian yang suci dan bersih, dan sucikanlah sebuah tempat khusus untuk dirinya beribadah sendirian.


فإذا صلى العشاء الأخيرة يصلي ركعتين قبل صلاة الوتر يقرأ في كل ركعة الفاتحة مرة واية الكرسي احد عشر مرة

Maka setelah menjalankan solat isya', dan sebelum solat witir, solatlah dua roka'at yang setiap roka'atnya membaca al-Fatihah sekali dan ayat kursi sebelas kali.


فإذا سلم يقرأ اية الكرسي احدي وعشرين مرة ويقرأ سورة انا انزلناه في ليلة القدر وسورة الإخلاص ثلاث مرات والمعوذتين مرة

Maka ketika selesai solat, bacalah ayat kursiy dua puluh satu kali, membaca surah al-Qodar, surah al-Ihlas tiga kali dan mu'awwidzatain (surah al-Falaq dan surah an-Nas) satu kali.


ويقول : ﴿إني تفاءلت بكلامك القديم فأرني ما هو المكنون ، اللهم أرني في ليلتي هذه جميع ما سألت عنه ومالم اسأل وبين لي الخروج من هذه الأمور التي أخافها وأحذرها ، اللهم إن كان خيرا فأرني بياضا أو خضرة وإن كان شرا لي أو علي فأرني سوادا أوحمرة وأن ترسل لي خادما من خدام هذه الآية الشريفة اية الكرسي يخبرني في منامي ما هو المكتوم عني ، اللهم أنت الحق بين لي الحق يا حق الحق إنك على كل شيء قدير﴾ ، ثم تسمي ما تريد وتطلبه

Dan berdo'alah dengan do'a berikut ini dan setelahnya sebutkanlah harapan baikmu kepada Allah:


إني تفاءلت بكلامك القديم فأرني ما هو المكنون ، اللهم أرني في ليلتي هذه جميع ما سألت عنه ومالم اسأل وبين لي الخروج من هذه الأمور التي أخافها وأحذرها ، اللهم إن كان خيرا فأرني بياضا أو خضرة وإن كان شرا لي أو علي فأرني سوادا أوحمرة وأن ترسل لي خادما من خدام هذه الآية الشريفة اية الكرسي يخبرني في منامي ما هو المكتوم عني ، اللهم أنت الحق بين لي الحق يا حق الحق إنك على كل شيء قدير


ثم تصلي صلاة الوتر وترقد على جانبك الأيمن وتصلي على سيدنا محمد صلي الله عليه وسلم على قدر الاستطاعة وتنام وتجعل بالك في حاجتك وما هو خيرتك وما هو شر عليك 

Setelah itu, lakukanlah solat witir (minimal tiga roka'at), lalu tidurlah dengan miring menghadap kiblat dengan kepala di sebelah utara, dan bersolawatlah sampai tertidur dengan hati berharap tentang kejelasan perkara / usaha tersebut (dengan redaksi solawat mana saja, atau dengan redaksi solawat berikut ini:


اللهم صل علي سيدنا محمد وآله صلاة تبين لي بحقه الخروج من هذه الأمور

"Ya Allah, semoga Engkau melimpahkan rahmat-Mu kepada Sayyidina Muhammad dan "aali" beliau (yaitu tiap-tiap orang yang Islam dan tiap-tiap orang yang beriman serta tiap-tiap orang yang bertaqwa) yang dengan haq Kekasih-Mu semoga Engkau memberi solusi-jalan keluar yang jelas untuk hamba dalam urusan-urusan ini (yaitu yang membuat hati ini bingung atau tidak tahu harus bagaimana)".


وإن لم تر في ليلتك ما تطلب وما سالت فعاود العمل فالصلاة في ليلة الثانية والثالثة فإنك ترى ما تطلب وأخلص نيتك فإن النية سابقة العمل والله يهدي من يشاء الى صراط مستقيم فاعرف قدر ما وصل إليك فإنها تغنيك عن علوم كثيرة . اهـ

Jika belum melihat, maka ulangilah sampai dua atau tiga malam, maka kamu akan melihatnya (insya Allah) dan ihlaskan hatimu karena niat itu mendahului amal. Dan Allah lah Yang Maha Menunjukkan siapa pun yang dikehendaki kepada jalan yang lurus. Dan harap kamu juga tahu kadar apa yang telah sampai kepada dirimu, maka sesungguhnya itu akan mencukupimu dari ilmu yang banyak. Wallahu a'lam.

Surat Jin untuk kesurupan

Caranya adalah membaca surah al-Fatihah 1x, ayat kursiy 1x, lalu membaca ayat-ayat berikut di bawah nanti 1x, lalu ditiupkan ke segelas air / sebotol air dan diminumkan atau dipercik-percikkan ke orang yang terkena. Berikut ini ayat-ayat tersebut:

بسم الله الرحمن الرحيم ، قُلْ أُوحِيَ إِلَيَّ أَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِنَ الْجِنِّ فَقَالُوا إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا (1) يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدًا (2) وَأَنَّهُ تَعَالَى جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا (3) وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللهِ شَطَطًا (4) وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ تَقُولَ الْإِنْسُ وَالْجِنُّ عَلَى اللهِ كَذِبًا (5) وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الْإِنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا (6) . اهـ

1. Katakanlah (hai Muhammad): "Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya Kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan.
2. (Yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu Kami beriman kepadanya. Dan Kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan Kami.
3. Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan Kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) berputera.
4. Dan bahwasanya orang yang kurang akal daripada kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,
5. Dan Sesungguhnya kami mengira, bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.

Dan jika jin itu mau melawan, bacalah ayat di bawah ini berulang-ulang, insya Allah yang sakit bisa sembuh dan kita selamat. Berikut ini ayat tersebut:

وَأَنَّا ظَنَنَّا أَنْ لَنْ نُعجِزَ اللهَ فِي الْأَرْضِ وَلَنْ نُعْجِزَهُ هَرَبًا

"Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (daripada)Nya dengan lari".

Nikah tanpa saksi dan wali

Permasalahan
Apakah imam Daud al-Dzohiri termasuk ahli sunnah wal jama’ah?
Jika termasuk ahli sunah wal jama’ah, bolehkah bagi kita megamalkan madzabnya dalam nikah tanpa wali dan saksi?
Apakah wajib had terhadapap orang yang melakukan bersetubuh dengan cara nikah menurut madzab Daud tersebut?
Jawaban
Imam Daud Dzohiri termasuk ahli sunnah wal jama’ah. Adapun nikah mengikuti madzabnya dengan tanpa wali dan saksi hukumnya tidak boleh.
Dasar Pengambilan Dalil
Al-Farqu Baina Al-Firoq, hal: 47.
ﻭﺩﺧﻞ ﻓﻲ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺠﻤﻠﺔ ‏( ﺃﻯ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻭﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ‏) ﺟﻤﻬﻮﺭ ﺍﻷﻣﺔ ﻭﺳﻮﺍﺩﻫﺎ ﺍﻷﻋﻈﻢ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺎﻟﻚ ﻭﺍﻟﺸﺎﻓﻌﻲ ﻭﺃﺑﻰ ﺣﻨﻴﻔﺔ ﻭﺍﻷﻭﺯﺍﻋﻰ ﻭﺍﻟﺜﻮﺭﻯ ﻭﺃﻫﻞ ﺍﻟﻈﺎﻫﺮ .
Masuk dalam golongan ini ( ahli sunnah waljama’ah) ialah : pembesar-pembesar imam, dan kelompok-kelompok mereka yang mayoritas, dari beberapa shabat/santrinya imam malik, imam syafi’i imam Auza’i, Sufyan Ats-tsauri dam Ahli Al-Dzohiriyah (Dawud Al-Dzohiriyah).
Bughyatu al-Mustarsyidin, hal: 8
( ﻣﺴﺄﻟﺔ ﺵ ‏) ﻧﻘﻞ ﺍﺑﻦ ﺍﻟﺼﻼﺡ ﺍﻹﺟﻤﺎﻉ ﻋﻠﻰ ﺃﻧﻪ ﻻﻳﺠﻮﺯ ﺗﻘﻠﻴﺪ ﻏﻴﺮ ﺍﻷﺋﻤﺔ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﺃﻯ ﺣﺘﻰ ﺍﻟﻌﻤﻞ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﻓﻀﻼ ﻋﻦ ﺍﻟﻘﻀﺎﺀ ﻭﺍﻟﻔﺘﻮﻯ ﻟﻌﺪﻡ ﺍﻟﺜﻘﺔ ﺑﻨﺒﺴﺘﻬﺎ ﻷﺭﺑﺎﺑﻬﺎ ﺑﺄﺳﺎﻧﻴﺪ ﺗﻤﻨﻊ ﺍﻟﺘﺤﺮﻳﻒ ﻭﺍﻟﺘﺒﺪﻳﻞ ﻛﻤﺬﻫﺐ ﺍﻟﺰﻳﺪﻳﺔ ﺍﻟﻤﻨﺴﻮﺑﻴﻦ ﺍﻟﻰ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺯﻳﺪ ﺑﻦ ﻋﻠﻰ ﺑﻦ ﺍﻟﺤﺴﻴﻦ ﺍﻟﺒﺴﻂ ﺭﺿﻮﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺍﻟﺦ .
(Masalah syin) Imam Ibnu Sholah menukil ijma’ sesungguhnya tidak boleh taqlid/mengikuti selain kepada imam empat artinya sampai amal untuk dirinya pun tidak boleh. Apalagi untuk menghukumi, menfatwakan, karena tidak dapat dipertanggungjawabkan nisbatnya pada pemiliknya, dengan jalan yang mencegah, merubah dan mengganti, seperti Madzhab Zaibidiyah yang dinisbatkan kepada Imam Zaid bin Ali bin Husain yang jadi cucu Rasul Ra.
Tuhfatu Al-Murid Syarah Jauharu At-tauhid, hal: 90
ﻭﻻﻳﺠﻮﺯ ﺗﻘﻠﻴﺪ ﻏﻴﺮﻫﻢ ﺃﻯ ﺍﻷﺋﻤﺔ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﻭﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻣﻦ ﺃﻛﺎﺑﺮ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﻷﻥ ﻣﺬﺍﻫﺒﻬﻢ ﻟﻢ ﺗﺪﻭّﻥ ﻭﻟﻢ ﺗﻀﺒﻂ ﻛﻤﺬﺍﻫﺐ ﻫﺆﻵﺀ ﻟﻜﻦ ﺟﻮّﺯ ﺑﻌﻀﻬﻢ ﺫﻟﻚ ﻓﻲ ﻏﻴﺮ ﺍﻹﻓﺘﺎﺀ .
Tidak boleh taqlid kepada selain mereka yaitu imam -imam empat meskipun dari pembesar-pembesar sahabat Rasul. Karena madzab mereka tidak dikodifikasikan (tidak dikukuhkan) dan tidak dibuat pedoman seperti madzab-madzab mereka (imam empat); namun sebagian ulama’ ada yang memperbolehkan asal tidak untuk difatwakan.
Mizan Al-Kubro, I : 50
Al-Fawaidu Al-Janiyah, II : 204
Fiqhu Islam oleh Syekh al_katib
Tanwirul Qulub : 408
Jawaban
Adapun orang yang bersetubuh dari nikah ala madzab Daud Al-Dzohiri tersebut menurut qoul mu’tamad wajib di had.
Dasar Pengambilan Dalil
Fatawi Kubro, VI : 107
( ﻭﺳﺌﻞ ‏) ﻫﻞ ﻳﺠﻮﺯ ﻋﻘﺪ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ ﺗﻘﻠﻴﺪﺍ ﻟﻤﺬﻫﺐ ﺩﺍﻭﺩ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﻭﻟﻰ ﻭﻻ ﺷﻬﻮﺩﺍ ﺃﻭ ﻻ، ﻭﺇﺫﺍ ﻭﻃﺊ ﻓﻬﻞ ﻳﺤﺪ ﺃﻭ ﻻ ﺇﻟﻰ ﺃﻥ ﻗﺎﻝ ‏( ﻓﺄﺟﺎﺏ ‏) ﺑﻘﻮﻟﻪ ﻻﻳﺠﻮﺯ ﺗﻘﻠﻴﺪ ﺩﺍﻭﺩ ﻓﻰ ﺍﻟﻨﻜﺎﺡ ﺑﻼ ﻭﻟﻰ ﻭﻻﺷﻬﻮﺩ، ﻭﻣﻦ ﻭﻃﺊ ﻓﻰ ﻧﻜﺎﺡ ﺧﺎﻝ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻭﺟﺐ ﻋﻠﻴﻪ ﺣﺪّ ﺍﻟﺰﻧﺎ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻨﻘﻮﻝ ﺍﻟﻤﻌﺘﻤﺪ … ﺍﻟﺦ
(Ibnu Hajar ditanya) apakah boleh aqad nikah dengan tanpa wali dan saksi, mengikuti pendapat Dawud al-dzohiri? Dan ketika dia wati’ (hubungan badan) apakah terkena hukum had atau tidak ? dst. s/d … ibnu hajar menjawab: tidak boleh mengikuti pendapat Dawud al-dzohiri dalam nikah tanpa wali dan saksi, barang siapa wati’ (berhubungan badan) atas nikah tanpa wali dan saksi wajib baginya di had (hukuman) seperti hukuman bagi pelaku zina sesuai pendapat yang mu’tamad.
Kasyifatu al-Saja : 27
Pustaka.islamnet

14 July 2020

Tips supaya memiliki anak laki laki 2

Anak memang sebuah anugrah yang tak ternilai karena selain sebagai buah cinta orang tua anak juga merupakan tujauan utama dari pernikahan selain itu anak merupakan investasi jangka menengah dan panjang bagi orang tua yang mana dari anak dapat dihasilkan banyak sekali pahala baik ketika masih hidup maupun kelak diakhirat .
Pada sebagian orang memiliki anak laki laki merupakan kepuasan tersendiri terlebih apabila itu adalah anak pertama puas yang berlipat ganda , tanpa adanya diskriminasi terhadap anak perempuan tentunya . karena pada dasarnya semua sama dan keduanya merupakan investasi orang tua kelak . namun kembali lagi terkadang sebagian dari kita merasa lebih apabila yang dilahirkan adalah anak laki laki .
Untuk memenuhi keinginan kita memiliki anak laki laki berikut tips, trik , dan do’a supaya memiliki anak laki laki atas seizin Allah SWT yang kami dapat dari berbagai kajian ilmu serta izajah .
1. Setelah selesai melakukan hubungan badan ( jima’ ) si istri disuruh miring pada lambung kanan ( kitab : Qurratul Ain )
2. Dalam kitab Al Idlah : ketika suami merasakan orgasme diarahkan kelambung kanan , begitujuga ketika mencabut dzakarnya .
3. Dalam kitab Al Bujairomi Ala Khotib Juz : 3 Hal 245 ada riwayat yang menjelaskan .
فَائِدَةٌ : رَأَيْت بِخَطِّ الْأَزْرَقِ { عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ أَرَادَ أَنْ تَلِدَ امْرَأَتُهُ ذَكَرًا فَإِنَّهُ يَضَعُ يَدَهُ عَلَى بَطْنِهَا فِي أَوَّلِ الْحَمْلِ وَيَقُولُ : بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إنِّي أُسَمِّي مَا فِي بَطْنِهَا مُحَمَّدًا فَاجْعَلْهُ لِي ذَكَرًا فَإِنَّهُ يُولَدُ ذَكَرًا إنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى } مُجَرَّبٌ ا هـ .
Faidah : saya melihat pada tulisan Syeh Arzaq : dari Rosulullah SAW : seseorang yang menginginkan istrinya melahirkan anak laki laki maka letakanlah tangannya ( suami ) dia atas perut istrinya pada awal kahamilanya seraya berdo’a : bissmillahirrahmanir rohim allahumma inni usammi maa fi bathniha muhammadan faj’alhu li dzakaron . maka atas izin Allah akan melahirkan anak laki laki . mujarrob .
4. Dalam kitab dairobi ketika permulaan hamil walaupun permulaan bulan ketiga letakkanlah tangan pada pusar istri ketika dia sedang tidur lalu di usap-usapkan, usahakan istri tidak merasakan dan berdoa 3x, doanya :
اللهم إن كنت خلقت خلقا في بطن هذه المرإة فكونه ذكرا لأسميه محمدا أو أحمد بحق محمد حبيبك و رسولك صلي الله عليه و سلم فإنك تعلم ولا أعلم وأنت علام الغيوب
Demikian tips ,trik dan do’a supaya memiliki anak laki laki semoga bermanfaat bagi kita semua dan anak anak kita kelak menjadi WALADUN SHOLIHUN YAD’ULAH

Tips agar memiliki anak laki laki

ﻓَﺎﺋِﺪَﺓٌ : ﺭَﺃَﻳْﺖ ﺑِﺨَﻂِّ ﺍﻟْﺄَﺯْﺭَﻕِ ﻋَﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻥَّ ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺃَﻥْ ﺗَﻠِﺪَ ﺍﻣْﺮَﺃَﺗُﻪُ ﺫَﻛَﺮًﺍ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳَﻀَﻊُ ﻳَﺪَﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﺑَﻄْﻨِﻬَﺎ ﻓِﻲ ﺃَﻭَّﻝِ ﺍﻟْﺤَﻤْﻞِ ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ : ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇﻧِّﻲ ﺃُﺳَﻤِّﻲ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺑَﻄْﻨِﻬَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻓَﺎﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟِﻲ ﺫَﻛَﺮًﺍ ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻳُﻮﻟَﺪُ ﺫَﻛَﺮًﺍ ﺇﻥْ ﺷَﺎﺀَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ { ﻣُﺠَﺮَّﺏٌ ﺍ ﻫـ .
Faidah : saya melihat pada tulisan Syeh Azroq : dari Rosulullah saw : seseorang yang menginginkan istrinya melahirkan anak laki laki maka letakanlah tangannya (suami) dia atas perut istrinya pada awal kahamilanya seraya berdo’a :
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇﻧِّﻲ ﺃُﺳَﻤِّﻲ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺑَﻄْﻨِﻬَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪًﺍ ﻓَﺎﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟِﻲ ﺫَﻛَﺮًﺍ
Dengan menyebut Nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang, Ya Allah, aku beri nama anak yang ada di perutnya Istriku dengan “Muhammad”, jadikanlah ia bagiku sebagai anak laki-laki
Maka atas izin Allah swt akan dilahirkan anak laki laki . Ini Mujarrob .
Hasyiah Al Bujairomi Alal Khotib Juz : 3 Hal 245

Doa ruqyah

Doa Ruqyah Untuk Perlindungan Anak Kecil & Bayi Dari Berbagai Keburukan Dan Gangguan Makhluk 
Sambil meletakkan tangan kanan ke kepala anak kecil & bayi, anda bacakan ayat-ayat Al-Qur’an dan doa berikut ini :
1. Surat Al-Fatihah
بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ. الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ. إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ. اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ. صِرَاطَ الَّذِيْنِ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّيْنَ. آمِيْنْ.
2. Ayat Kursi, QS Al-Baqoroh : 255
اَللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ القَيُّوْمُ. لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بإِذْنِهِ. يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّماَوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلاَ يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
3. Surat Al-Baqoroh ayat 285-286
آمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ. كُلٌّ آمَنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ. لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُّسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ. لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ. وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا , أَنْتَ مَوْلَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ.
4. Surat Al-Ikhlas – 3x
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ. اَللَّهُ الصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ. 
5. Surat Al-Falaq – 3x
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ  . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ. وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
6. Surat An-Nas – 3
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ. إِلَهِ النَّاسِ. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُوْرِ النَّاسِ. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ 
7. Doa perlindungan :
أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لآمَّةٍ. وَ أُعِيْذُكَ بِالْوَاحِدِ الصَّمَدِ مِنْ كَلِّ شَرِّ ذِيْ حَسَدٍ.
“Aku mohonkan perlindungan (untuk) kamu  (Wahai anak/bayi) dengan perantaraan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari semua syaitan, gegeremetan (binatang buas dll), dan dari semua pandangan (sihir,sawan, dan sejenisnya) yang menimbulkan kerusakan . Dan kami memohon perlindungan (untuk) kamu (Wahai anak/bayi), kepada Allah Yang Esa dan Tempat bergantung / memohon, dari berbagai kejahatan makhluk / orang yang dengki.”
8. Doa menitipkan penjagaan anak/bayi kepada Alloh :
أَسْتَوْدِعُكَ  اللَّهَ  الَّذِي لاَ ﺗَﺿَﻴَّﻊَ ﻭَﺩَﺍﺋِﻌَﻪُ
“Aku titipkan kamu kepada Alloh yang tidak akan menyia-nyiakan titipan.”
Selanjutnya bacaan tersebut ditiupkan di kedua tangan, lalu diusapkan ke kepala dan seluruh anggota badan anak / bayi.

Doa setelah membaca surat waqi'ah

Doa setelah membaca surat waqi'ah  : dari abuya sayid muhammad alwi almaliki
أَللَّهُمَّ صُنْ وُجُوْهَنَا بِالْيَسَارِ, وَ لاَ تُوْهِنَّا بِاْلإِقْتَارِ فَنَسْتَرْزِقُ مِنْ طَالِبِيْ رِزْقِكَ وَ نَسْتَعْطِفُ شَرَارَ خَلْقِكَ وَ نَشْتَغِلُ بِحَمْدِ مَنْ أَعْطَانَا وَ نُبْتَلَى بِذَمِّ مَنْ مَنَعَنَا وَ أَنْتَ مِنْ وَرَاءِ ذَالِكَ كُلِّهِ أَهْلُ الْعَطَاءِ وَ الْمَنْعِ.   أَللَّهُمَّ كَمَا صُنْتَ وُجُوْهَنَا عَنِ السُّجُوْدِ إِلاَّ لَكَ فَصُنَّا عَنِ الْحَاجَةِ إِلاَّ إِلَيْكَ بِجُوْدِكَ وَ كَرَمِكَ وَ فَضْلِكَ – يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ (3×). اَللَّهُمَّ أَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ.
 سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ الْمُرْتَجِيْ لِكُلِّ عَظِيْمٍ. أَللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ أَمْرَ رِزْقِيْ, وَ اعْصِمْنِيْ مِنَ النَّصَبِ فِيْ طَلَبِهِ, وَ مِنْ شَغْلِ الْقَلْبِ وَ تَعَلُّقِ الْهَمِّ بِهِ, وَ مِنَ الذُّلِّ لِلْخَلْقِ بِسَبَبِهِ, وَ مِنَ التَّفْكِيْرِ وَ التَّدْبِيْرِ فِيْ تَحْصِيْلِهِ, وَ مِنَ الشُّحِّ وَ الْبُخْلِ بَعْدَ حُصُوْلِهِ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْهُ سَبَبًا ِلإِقَامَةِ الْعُبُوْدِيَّةِ وَ مُشَاهَدَةِ أَحْكَامِ الرُّبُوْبِيَّةِ. اَللَّهُمَّ تَوَلَّ أَمْرِيْ بِذَاتِكَ, وَ لاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ, وَ لاَ إِلَى أَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ. وَ أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلِّهِ, وَ اهْدِنِيْ اِلَى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ, صِرَاطِ اللهِ الَّذِيْ لَهُ مَا فِى السَّمَاوَاتِ وَ مَا فِى اْلأَرْضِ. أَلاَ إِلَى اللهِ تَصِيْرُ اْلأُمُوْرُ. 
 اَللَّهُمَّ يَا رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ يَا حَلِيْمُ يَا كَرِيْمُ يَا غَفُوْرُ يَا رَحِيْمُ يَا سَمِيْعُ يَا عَلِيْمُ. أَسْأَلُكَ بِحُرْمَةِ هَذِهِ السُّوْرَةِ الشَّرِيْفَةِ وَ بِبَرَكَتِهَا أَنْ لاَ تُخَيِّبَ رَجَائِيْ فِيْكَ, وَ أَنْ لاَ تَجْعَلَ حَاجَتِيْ إِلاَّ إِلَيْكَ, وَ أَنْ تَجْعَلَ خَيْرَ أَيَّامِيْ يَوْمَ الْعَرَضِ بَيْنَ يَدَيْكَ.
 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ وَ أَمْسَيْتُ وَ أَنَا أُحِبُّ الْخَيْرَ وَ أَكْرَهُ الشَّرَّ,  وَ سُبْحَانَ اللهِ وَ الْحَمْدُ ِللهِ وَ لآَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَرُ وَ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. اَللَّهُمَّ اهْدِنَا بِنُوْرِكَ لِنُوْرِكَ فِيْمَا يَرِدُ عَلَيَّ مِنْكَ وَ فِيْمَا يَصْدُرُ مِنِّيْ إِلَيْكَ وَ فِيْمَا جَرَى بَيْنِيْ وَ بَيْنَ خَلْقِكَ. اَللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ رِزْقِيْ وَ اعْصِمْنِيْ مِنَ الْحِرْصِ وَ التَّعَبِ فِيْ طَلَبِهِ وَ مِنْ شَغْلِ الْقَلْبِ وَ تَعَلُّقِ الْهَمِّ بِهِ, وَ مِنَ الذُّلِّ لِلْخَلْقِ بِسَبَبِهِ, وَ مِنَ التَّفَكِّ وَ التَّدَبُّرِ فِيْ تَحْصِيْلِه ِ وَ مِنَ الشُّحِّ وَ الْبُخْلِ بَعْدَ حُصُوْلِهِ.   أَللَّهُمَّ يَسِّرْ لِيْ بِرِزْقٍ حَلاَلٍ وَ عَجِّلْ بِهِ – يَا نِعْمَ الْمُجِيْبُ (3×). اَللَّهُمَّ إِنَّهُ لَيْسَ فِى السَّمَاوَاتِ دَوْرَاتٌ , وَ لاَ فِى الْبِحَارِ قَطَرَاتٌ, وَ لاَ فِى الْجِبَالِ مَدَرَاتٌ, وَ لاَ فِى الشَّجَرِ وَرَقَاتٌ, وَ لاَ فِى الْعُيُوْنِ لَحَظَاتٌ, وَ لاَ فِى النُّفُوْسِ خَطَرَاتٌ إِلاَّ وَ هِيَ بِكَ عَارِفَاتٌ وَ لَكَ شَاهِدَاتٌ وَ عَلَيْكَ دَالاَّتٌ وَ فِيْ مُلْكِكَ مُتَحَيِّرَاتُ. فَبِالْقُدْرَةِ الَّتِيْ سَخَّرْتَ بِهَا أَهْلَ اْلأَرْضِ وَ السَّمَاوَاتِ, سَخِّرْ لِيْ قُلُوْبَ الْمَخْلُوْقَاتِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.    اَللَّهُمَّ ارْحَمْ فَقْرِيْ وَ اجْبُرْ كَسْرِيْ وَ اجْعَلْ لُطْفَكَ فِيْ أَمْرِيْ, وَ سَخِّرْ فِيَّ لِسَانَ صِدْقٍ, وَ اجْعَلْهُ مَحَلَّ الْفَهْمِ لِلْخِطَابِ وَ النُّطْقِ بِالصَّوَابِ وَ الْعَمَلِ بِالسُّنَّةِ وَ الْكِتَابِ.   اَللَّهُمَّ ذَكِّرْنِيْ إِذَا نَسِيْتُ وَ أَيْقِظْنِيْ إِذَا غَفَلْتُ, وَ اغْفِرْلِيْ إِذَا عَصَيْتُ, وَ اقْبَلْنِيْ إِذَا أَطَعْتُ, وَ ارْحَمْنِيْ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.    اَللَّهُمَّ نَوِّرْ بِكِتَابِكَ بَصِيْرَتِيْ, وَ اشْرَحْ بِهِ صَدْرِيْ, وَ يَسِّرْ بِهِ أَمْرِيْ, وَ أَطْلِقْ بِهِ لِسَانِيْ, وَ فَرِّجْ بِهِ كَرْبِيْ , وَ نَوِّرْ بِهِ قَلْبِيْ, وَ أَكْرِمْ قَلْبِيْ بِالْحُبِّ وَ الْفَهْمِ, وَ ارْزُقْنِى الْقُرْآنَ الْعَظِيْمَ وَ الْعِلْمَ وَ الْفَهْمَ, وَ ارْزُقْنِى الْقُرْآنَ وَ السُّنَّةِ, يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. أَكْرِمْنِيْ بِأَنْوَاعِ الْخَيْرَاتِ فَإِنَّهُ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ.

Doa setelah baca surat Al insyiroh

Koleksi dari Kitab Abwabul Faroj, 
Karya Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki Al-Hasani
بسم الله الرحمن الرحيم. اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أّسْأَلُكَ – يَا اَللهُ (3×) يَا إِلَهَ اْلأَوَّلِيْنَ وَ اْلآخِرِيْنَ بِالْقَوْلِ الَّذِيْ قُلْتُهُ فِيْ حَقِّ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : < أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ > اَنْ تَشْرَحَ لِيْ صَدْرِيْ. , ﻭبِاْلإِسْمِ الَّذِيْ شَرَحْتَ بِهِ صَدْرَ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ, وَ بِاْلإِسْلاَمِ يَا سَلاَمُ يَا مُؤْمِنُ يَا مُهَيْمِنُ – يَا اَللهُ (3×). أَسْأَلُكَ  بِحَقِّ قَوْلِكَ فِيْ حَقِّ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : < وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ >, يَا وَاضِعُ عَـنَّا وِزْرَنَا – يَا اَللهُ (3×). وَ أَسْأَلُكَ  بِكَلاَمِ الْقَدِيْمِ الَّذِيْ لَيْسَ بِمَخْلُوْقٍ وَ بِقَوْلِكَ لِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ : < الَّذِيْ أَنْقَضَ ظَهْرَكَ >, يَا ظَاهِرُ يَا مَنْ لاَ يَخْفَى عَلَيْكَ حَالِيْ, أَخْفِنِيْ عَنْ أَبْصَارِ الظَّالِمِيْنَ – يَا اَللهُ (3×). وَ أَسْأَلُكَ  بِاسْمِكَ الَّذِيْ رَفَعْتَ بِهِ السَّمَاوَاتِ وَﻭسَطْتَ بِهِ اْلأَرْضِيْنَ, وَ بِقَوْلِكَ لِحَبِيْبِك : < وَ رَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ >, يَا رَافِعُ يَا ذَاكِرُ ذَكِّرْنِيْ بِذِكْرِ الذَّاكِرِيْنَ الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَكَ قِيَامًا وَ قُعُوْدًا وَ عَلَى جُنُوْبِهِمْ ,ﻭيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاٌ سُبْحَانَكَ  فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. أَنْتَ وِقَايَتِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ – يَا اَللهُ (3×). أَسْأَلُكَ  بِحُكْمِ كِتَابِكَ الْعَزِيْزِ أَنْ تُعِزَّنِيْ بِإِعْزَازِ عِزِّكَ وَ تُيَسِّرَ لِيْ أُمُوْرَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ, يَا خَيْرَ مَنْ يُرْجَى – يَا اَللهُ (3×),  < فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا, إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا >, أَسْأَلُكَ أَنْ تُيَسِّرَ لِيْ كُلَّ مَا تَعَسَّرَ عَلَيَّ بِتَيْسِيْرٍ مِنْكَ – يَا اَللهُ (3×).  <فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ وَ إِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ >, أَسْأَلُكَ بِالرَّاغِبِيْنَ إِلَيْكَ وَ بِاْلآيَاتِ الْبَيِّنَاتِ وَ الذِّكْرِ الْحَكِيْمِ أَنْ تُخْفِيَنِيْ عَنْ أَبْصَارِ مَنْ يُرِيْدُنِيْ بِسُوْءٍ مِنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ يَا مَتِيْنُ, وَ اَنْ تُسَخِّرَ لِيْ مَا فِيْ هَذِهِ السُّوْرَةِ مِنْ أَسْرَرٍ لِجَلْبِ الرِّزْقِ إِلَى حَيْثُ كُنْتَ يَا مُعِيْنُ, وَ عَطِّفْ قُلُوْبَ عِبَادِكَ عَلَيَّ أَجْمَعِيْنَ, وَ لِدَفْعِ جَمِيْعِ الْمَضَارِّ عَنِّيْ يَا لَطِيْفُ يَا حَفِيْظُ يَا مُبِيْنُ – يَا اَللهُ (3×), يَا وَدُوْدُ (3×). يَا رَبُّ يَا وَدُوْدُ يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ, فَعَّالٌ لِمَا يُرِيْدُ. أَسْاَلُكَ بِنُوْرِ وَجْهِكَ الَّذِيْ مَـَلأْتَ بِهِ أَرْكَانَ عَرْشِكَ وَ بِقُدْرَتِكَ الَّتِيْ قَدَّرْتَ بِهَا عَلَى جَمِيْعِ خَلْقِكَ وَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْئٍ. لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ, وَ مِنْ عَذَابِكَ أَسْتَجِيْرُ, يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ أَغِثْنِيْ – يَا اَللهُ (3×), بِرَحْمَةٍ مِنْكَ يَا أَرْحَمَ االرَّاحِمِيْنَ. اَللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ فَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ – يَا اَللهُ (3×), وَ أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ االرَّاحِمِيْنَ. وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ سَلَّمَ.

13 July 2020

Cara mencabut sihir, tenung dan santet

Syekh Muhammad al-Birmawi as-Syafii rahimahullah menyebutkan dalam kitabnya al-Lami' ash-Shabih Syarh Shahih al-Bukhari kaifiat mengobati sihir, santet atau kiriman ghaib lainnya sehingga dampaknya sangat mengganggu aktifitas dan kejiwaan korban hendaknya obati dengan cara sebagai berikut:

@ Ambil 7 lembar daun sidr (bidara) yang masih berwarna hijau kemudian tumbuk sampai halus lalu ampasnya letakkan di ember atau bak yang sudah diisi air dan diaduk selanjutnya bacakan ayat Kursi, Qul Uhiya Ilayya (surat al-Jin), Qul ya Ayyuhal Kafirun, Qul Huwallahu Ahad, Qul Audzu Birabbil Falaq dan Qul Audzu Birabbin Nas (masing-masing satu kali) kemudian ambil 3 caukan untuk diminum dan sisanya ia gunakan air tersebut buat mandi. Dengan izin Allah sihir, pelet, guna-guna akan luntur.

Biografi Syekh Muhammad al-Birmawi rahimahullah

Nama lengkap beliau adalah Muhammad Bin Abd ad-Daim Bin Musa an-Nuaimi al-Asqalani al-Birmawi. Beliau dilahirkan di kota Birmah, wilayah Thantha mesir bagian barat pada tahun 763 Hijriyah / 1362 Masehi. Wafat di Palestin pada tahun 831 Hijriyah / 1428 Masehi.

Guru-guru beliau:

Imam Badruddin az-Zarksyi
Imam Umar Bin Ruslan al-Bulqini
Imam Umar Bin Ali Ibnu al-Mulaqqin
Imam Zainuddin Abdurrahim al-Iraqi
Imam Ibrahim Bin Abdurrahim Bin Jamaah

Murid-murid beliau antara lain:

Imam Jalaluddin al-Mahalli
Taqiyyuddin Muhammad Bin Muhammad fahd al-Hasyimi al-Makki
Imam Ali Bin Ahmad al-Munawi.

Di antara karya-karya beliau:

Syarh as-Shudur Zawaid asy-Syudzur
Nazham al-Faraidh
Syarh ats-Tsulatsiyat al-Bukhari
Al-Lami’ as-Shabih Ala al-Jami’ as-Shahih
Al-Fawaid as-Saniyyah Syarh Alfiyah
Al-Muqaddimah as-Syafiyah Fi Ilmai al-Arudh Wa al-Qafiyah

Daun selasih bikin kuat penis dan ngacengan

Abu Bakr Muhammad Bin Zakariya ar-Razi (wafat 313 Hijryah) seorang ilmuan islam yang terkenal di dunia barat dengan sebutan Razhes pakar ilmu kedokteran menyebutkan cara sederhana tapi terbukti dapat membesarkan batang penis bahkan tips ini bisa mengobati pria impoten hingga menjadi lelaki macho dan cepet ngacengan dengan cara:

Ambil segemgam daun badarudz (Ocimum basilicum) yang kita kenal dengan daun selasih lalu tumbuk dan ampas tumbukannya borehkan pada batang penis sambil diurut-urut dari pangkal penis ke arah depan sekitar 15 menit.

Bagi anda yang punya masalah dengan ukuran alat kejantanan terlebih lagi bagi yang sudah memiliki istri tentunya tips ini sangat bermanfaat demi memberikan kepuasan seksual istri anda.

Lakukan kaifiat di atas sebelum tidur seminggu tiga kali.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya al-Qadhi Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 253.